tersadar
ketika mata ini kan tertutut pada waktunya, satu pintaku pada yang kuasa, tuhanku… berikan aku bahagia, yang tak kudapatkan ketika aku didunia atau tuhanku perlihakan kecantikan yang tak pernah tersaji tak ternikmati indra ketika didunia,
duhai yang menggenggam kehidupan, adakan esok itu tercipta, bukannya aku hambamu yang hina ini meragukan, tapi tersadar, siapakah hambamu ini, engkau yang maha mengetahui, mengetahui betapa kerdilnya aku.
sungguh bila dapat kuputar waktu, pastilah dapat aku menjadi lebih baik, baik seperti yang kau ingini.
tuhan aku pasrah akan titahmu.
duhai wanita yang akan kunikahi, sungguh aku sangat menginginkanmu. sejaki dua tahun silam, ketika aku memulai hingga saat ini rasa cinta itu tidak pernah berkurang, menjelang detik – detik pernikahan ini cinta itu semakin mengukukuhkan hatiku. duhai wanita yang akan kunikahi, aku sangat membutuhkanmu, tunggu aku dikursi pelaminan nanti.
istriku
duhai bunga surga
yang tak kunjung pudar keindahannya
jadilah wanita shalehah
yang sejuk dipandang mata
taatilah tuhanmu
turuti apa yang kumau
berharap kelak nanti
surga milik kita berdua
sepertimu
maaf…
jika mata suatu saat nanti berpaling
maaf…
pabila esok wajah ini kian pudar
maaf…
bila isi dari kepala ini tak lagi pandai mengingat
karena aku sepertimu
bisa salah dan terlupa
Menyerah
menyerah…
sadarkah
aku seperti binatang melenguh
sadarkah
kau telah manfaatkan aku
dibalik kebodohan dan kedunguanku
libas aku
kuturuti apa maumu
tersiksa
tunggu aku
ketika tiba waktunya
tunggu pembalasanku
Hello world!
Welcome to WordPress.com. This is your first post. Edit or delete it and start blogging!
-
Recent
-
Links
-
Archives
- June 2009 (1)
- February 2007 (5)
-
Categories
-
RSS
Entries RSS
Comments RSS